NILAI UAS DAN UPRAK TIK KELAS XII 2014-2015

SELALU SEMANGAT, YANG PROTES NILAI SILAKAN KE SAYA YA KLIK UNTUK DOWNLOAD

UAS TIK UNTUK KELAS XII-6


SALAM SEMANGAT




Untuk no absen 1,4,7,9,10,11,12,14,13,16,21,23,24,25,29,32,35,

1. Sebutkan jenis jenis brush tool
2. Jelaskan langkah langkah untuk membuat animasi tersebut (diatas)




untuk no absen 2,3,5,6,8,15,17,18,19,20,22,26,27,28,30,31,33,34,36

1. Jelaskan penggunaan color swatches
2. Jelaskan langkah langkah untuk membuat animasi tersebut (diatas)







MODUL PEMROGRAMAN PASCAL

1. ASPEK PEDAGOGI
2. REFERENSI PEMROGRAMAN BAHASA PASCAL
3. PEMBAHASAN CONTOH SOAL
4. KONSEP DASAR PEMROGRAMAN
5. KISI-KISI DAN MATERI 

SELAMAT BELAJAR, TETAP SEMANGAT DAN ALWAYS GOOD ATTITUDE :D

NILAI TIK UAS SEMESTER GANJIL 2014-2015

Assallamualaikum, tetap semangat anak-anak setelah menjalani UAS ...semoga tetap rajin belajar dan jaga hati..oke ini hasil UAS TIK semoga nilainya barokah ya..klik disini

Selesai tidak selesai kumpulkan

Bismillaahir-Rohmaanir-Rohiim

Selesai Tidak Selesai Kumpulkan

Ketika kita ditanyakan perihal ‘pemutus kelezatan’ yaitu kematian.. Apakah kita siap menghadapinya?.

Ingat firman Allah Subhaanahu wa Ta'ala : “Setiap jiwa akan merasakan mati”. (Ali ‘Imran: 185)

Jika Mati adalah PASTI....Maka akan sangat wajar jika pertanyaan selanjutnya adalah.. Kita pada siap tidak ?

Karena selesai tidak  selesai kumpulkan… atau siap tidak siap kumpulkan… ( kalau meminjam istilah guru sekolah ).

Mau bawa bekal apa pas kita wafat nanti?....Sudah dipersiapkan belum?.

Karena bisa jadi malaikat maut sedang menanti kita di depan pintu.

Mari ...Mulai hati2  dan sadar .. Kalau Malaikat Maut Sedang Menanti kita … Maksimalkan Ibadahnya.

Siapkan diri kita….

“Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari darinya”. [Qaaf: 19]

Tidak  ada yang tahu kapan kita akan mati dan SEMUA ITU PASTI TERJADI … Oleh karenanya...siapkan diri kita dengan baik

PEMUDA YANG BANYAK BICARA

Seorang pemuda yang sedang jatuh cinta berusaha selama berbulan-bulan untuk mengambil hati pujaannya, namun gagal. Ia merasa sakit hati karena ditolak. Namun akhirnya si jantung-hati menyerah. 'Datanglah di tempat anu pada jam anu,' katanya.
Pada waktu dan di tempat anu tersebut, akhirnya si pemuda sungguh jadi duduk bersanding dengan jantung-hatinya. Lalu ia merogoh saku dan mengeluarkan seberkas surat-surat cinta, yang telah ia tulis selama berbulan-bulan, sejak ia mengenal si jantung-hati. Surat-surat itu penuh kata-kata asmara, mengungkapkan kerinduan hatinya dan hasratnya yang membara untuk mengalami kebahagiaan karena dipersatukan dalam cinta. Ia mulai membacakan semua suratnya itu untuk jantung hatinya. Berjam-jam telah lewat, namun ia masih juga terus membaca.
Akhirnya si jantung hati berkata:
'Betapa bodoh kau! Semua suratmu hanya tentang aku dan rindumu padaku. Sekarang aku disini, bahkan duduk disampingmu. Dan kamu masih juga membacakan surat-suratmu yang membosankan itu!'



hanya untuk yang mengerti 
'Inilah aku, duduk di sampingmu,' sabda Tuhan kepada penyembahnya, 'dan engkau masih juga berpikir-pikir tentang Aku di dalam benakmu, berbicara tentang Aku dengan mulutmu, dan membaca tentang Aku dalam buku-bukumu. Kapankah engkau akan diam dan mulai menghayati kehadiranKu?'

MENGUBAH DUNIA DENGAN MENGUBAH DIRIKU

seseorang yang sudah tua bercerita tentang dirinya seperti berikut ini: 'Waktu masih muda, aku ini revolusioner dan aku selalu berdoa: Tuhan, berilah aku kekuatan untuk mengubah dunia!'
'Ketika aku sudah separuh baya dan sadar bahwa setengah hidupku sudah lewat tanpa mengubah satu orang pun, aku mengubah doaku menjadi: 'Tuhan, berilah aku rahmat untuk mengubah semua orang yang berhubungan denganku: keluarga dan kawan-kawanku, dan aku akan merasa puas.'
'Sekarang ketika aku sudah menjadi tua dan saat kematianku sudah dekat, aku mulai melihat betapa bodohnya aku. Doaku satu-satunya sekarang adalah: 'Tuhan, berilah aku rahmat untuk mengubah diriku sendiri.' Seandainya sejak semula aku berdoa begitu, maka aku tidak begitu menyia-nyiakan hidupku!'
Setiap orang berpikir mau mengubah umat manusia. Hampir tak seorang pun berpikir bagaimana mengubah dirinya.